Terimakasih 2013

Ilustrasi Selamat Datang

Ilustrasi Selamat Datang

Selamat datang 2014 dan selamat tinggal 2013, terimakasih atas waktu yang begitu cepat terlewati namun penuh dengan pencapaian-pencapaian yang begitu besar sebagai modal di tahun 2014 kelak, hati ini begitu dangkal untuk menuliskan kalimat-kalimat indah sebagai ungkapan terimakasih yang begitu besar, tapi setelah dipikirkan tidak akan ada yang berbeda kok, semuanya hanyal soal angka-angka yang diciptakan sebagai bentuk pengingat dan penanda akan sebuah kisah dan perjalanan manusia, tapi..tapi setelah dipikirkan kembali angka-angka tersebut sangat berarti dan memiliki makna yang begitu besar bagi kebanyakan orang yang sialnya memiliki kapasitas, kewenangan dan kepentingan untuk mengubah dan menciptkan aturan dan aturan dan aturan dan aturan yang mana hal tersebut membuat perbedaan bagi manusia untuk melewati setiap angka-angka tersebut dari waktu ke waktu, arghh shit gw ngomong apa sih, sekali lagi selamat tahun baru 2014 dan selamat berpesta sampai muak bagi yang memiliki rencana.

Ciri Pria “Gay”

Ilustrasi percintaan ala gay

Ilustrasi percintaan ala gay

Entah kenapa setiap kali gw berada di suatu tempat di mana terdapat kumpulan manusia, kebiasaan mengamati dan menganalisa gw selalu kambuh dan menjelma menjadi suatu fantasi dan tentunya sangat menghibur diri gw sendiri.

Gay atau homo atau pria yang menyukai sesama jenis secara fisik maupun seksual, sampai saat ini masih dianggap suatu hal yang terlarang, hina dan bahkan menjijikan bagi sebagian masyarakat yang tentunya memiliki idealisme kepercayaan yang kuat, gw pribadi sih tidak begitu mempermasalahkan hal tersebut, bagi gw hidup adalah tentang memilih dan memilah, setiap makhluk mempunyai hak untuk menentukan dan mengatur proses jalan cerita hidupnya masing-masing karena manusia sudah di bekali modal yang sama dari sang pencipta (zzzzzztt).

Dari dulu sampai sekarang tingkat akurasi analisa gw terhadap pria gay hampir 75% tepat, 3 dari 4 orang kawan gw yang gw curigai dan analisa bertekuk lutut dan akhirnya mengakui dengan tanpa paksaan dan tekanan bahwa doi adalah seorang “gay” dan sampai saat ini gw tidak risih dan tetap berkawan seperti biasa, bahkan 1 orang dari mereka adalah rekan satu kantor, ada yang pernah bilang bahwa hanya pria gay lah yang bisa melihat dan mengetahui ke gay-an pria lainnya, gw sungguh tidak terima dan menyangsikan argumen tanpa bukti dan terkesan absurd tersebut.

Oke, tanpa memiliki maksud apapun hari ini gw akan memberikan sedikit sudut pandang gw dalam melihat dan mencirikan seorang pria ‘gay’ sesuai dengan pengalaman dan hasil pengamatan gw selama ini, cekidot :

  1. Metroseksual, rata-rata dari pengamatan gw seorang gay selalu menjaga penampilan, dandanan dan bentuk fisik tubuhnya, hal ini dilakukan untuk menarik minat pasangan gay lainnya dengan meningkatkan nilai tawar tertentu bentuk fisiknya;
  2. Mengamati sesuatu dengan serius dan tatapan tajam, saat gw menulis poin 2 ini gw baru dapat pencerahan dari sumber terpercaya. Ketika seorang gay di ajak berbicara dengan topik yang serius atau dia anggap serius, doi cenderung akan diam dan mengamati lawan bicaranya dengan serius pula serta dengan tatapan mata yang tajam dan dahi berkerut terkadang menggigit bibirnya ketika menurut doi ada pembahasan yang membuatnya tersentuh;
  3. Feminim, tapi tidak mengarah ke bancismean, hanya menyukai beberapa hal tentang sifat perempuan dan terkadang menggunakan aksesoris yang biasa digunakan perempuan, namun tidak menutup kemungkinan memiliki hasrat berlebihan untuk menggunakan baju perempuan pada saat berhubungan sex di areal aman khususnya untuk “bot” (sebutan/istilah untuk gay yang berperan sebagai perempuan, dalam hal ini menjadi submisif pasif);
  4. Menjaga bentuk fisik, mirip-mirip dengan poin 1 sih, tapi lebih spesifiknya kebanyakan dilakukan oleh “top” (sebutan/istilah untuk gay yang menjadi pihak dominan aktif) yang  memiliki rutinitas pembentukan otot tubuh terencana;
  5. Curiga dan tidak mudah bergaul dengan laki-laki, hal ini dilakukan dikarenakan mereka masih sangat takut reputasinya di ketahui dan terbongkar, sehingga untuk bergaul dan dekat dengan mereka akan sangat tidak memungkinkan, hanya orang-orang tertentu yang sudah dia percaya dari hasil pengamatannya yang bisa masuk dan berinteraksi layaknya kawan akrab;
  6. Menyukai pekerjaan dapur, bukan berarti chef Juna juga gay, tapi tidak menutup kemungkinan juga sih, pokoknya seperti itulah.

Jayalah negeri ini, jayalah negeri ini….