Kopi dan Rokok

Sudah bukan rahasia besar lagi kalau seorang perokok punya kecenderungan sangat menggilai kopi, terlebih lagi dengan suasana yang mendukung hati, mata dan pendengaran, merokok dan meminum kopi adalah dua hal berbeda yang saling melengkapi, ibarat sepasang kekasih yang sudah berkomitmen untuk saling setia se-hidup dan se-mati.

Entah siapa orang pertama yang menemukan kombinasi jenius tersebut, gw selaku perokok dan pecandu kopi sangat berterimakasih dan memberikan milyaran apresiasi atas temuan itu, namun sebagai manusia yang memiliki rasa kepedulian dan tenggang rasa terhadap makhluk sosial lainnya, gw selalu menjauhkan diri apabila ada perokok pasif didekat gw terkhusus anak kecil dan perempuan-perempuan, soalnya gw paham betul bagaimana rasanya menikmati sesuatu hal yang tidak disukai, tapi gw heran banyak orang-orang perokok disekitar gw yang masa bodoh dengan lingkungan sekitarnya, padahal rata-rata mereka-mereka adalah orang berpendidikan yang harusnya sudah paham dengan konsep tenggang rasa sebagaimana yang diajarkan dalam pelajaran PMP waktu sekolah dulu, ah sudahlah setiap orang pasti punya batasan tenggang rasa sesuai versinya  masing-masing.

Kembali ke kopi dan rokok, menikmati secangkir kopi merupakan ritual wajib yang harus dilakukan minimal 1 kali dalam sehari, dalam keadaan normal gw menghabiskan 2 gelas kopi dalam sehari dan kalo dalam keadaan suntuk gw bisa menghabiskan 5 gelas kopi sehari bahkan dalam sekali waktu gw pernah meminum 7 gelas kopi dalam sehari, sungguh rekor yang menakjubkan bagi gw sendiri dan tentunya dibarengi dengan berpuluh-puluh batang tembakau, fantastis, masih bagi gw, dulu sekali gw pernah berkomitmen terhadap diri gw sendiri kalau gw gak akan berhenti merokok sampai kapanpun bahkan kalau bisa gw akan merokok pada saat tidur, tapi sekarang kayanya komitmen tersebut sudah mulai perlahan luntur, apalagi dalam waktu dekat akan ada tambahan makhluk kecil (bukan makhluk halus lo, maksudnya bayi) di dalam rumah, dan terlebih sekarang di bungkus rokok sudah di kasih peringatan pemerintah yang disalah satunya terdapat gambar bayi laki-laki penasaran yang pengen memegang benda berasap dan digendong pria dewasa bermuka datar yang sedang mengeluarkan asap rokok dalam jumlah fantasis dengan jargon “Merokok Dekat Anak Berbahaya Bagi Mereka” .

Bayi ini cowo apa cewe sih???

Bayi ini cowo apa cewe sih???

Gw gak pengen aja nantinya gw bakalan disama-samain dengan pria dewasa dalam poto tersebut oleh Istri, Ibu gw dan Ibu Mertua gw, setidaknya gw bakalan mengurangi intesitas merokok gw dan akan selalu menjauh apabila ada perokok pasif atau meminta ijin sebelumnya, trus kopinya gimana??? kopinya tetap jalan dong, apalagi sekarang ada tempat nongkrong baru yang konsepnya sungguh menggetarkan jiwa dan membakar semangat muda gw. hmmmmm,Pret.

Iklan