Hari ini Indonesia Kembali Mengukir “Sejarah”

Gedung Mahkamah Konstitusi. Sumber : www.republika.co.id

Gedung Mahkamah Konstitusi.
Sumber : http://www.republika.co.id

Pada hari ini, Kamis, tanggal duapuluh satu, bulan Agustus, tahun duaribu empatbelas (21-08-2014), hari dimana salah satu lembaga tinggi negara yaitu Mahkamah Konstitusi menjadi “juri” penentu dalam pertarungan sengketa pemilihan presiden degan  mengeluarkan putusan yang tentunya akan menentukan nasib bangsa Indonesia selama 5 tahun kedepan, sengketa pilpres yang akan diputuskan hari ini adalah sengketa pemilu presiden pertama kali yang terjadi di Indonesia yang tentunya juga akan dicatatkan dalam buku besar sejarah, katanya hasil putusan yang dikeluarkan Mahkamah Konstitusi hari ini akan menjadi parameter kewibawaan lembaga tersebut di mata masyarakat dan mungkin dunia, mungkin ya, tapi bagi gw statement tersebut menimbulkan bias yang menjurus absurd bukan bagi gw tapi bagi para pendukungnya, pasalnya adil atau tidaknya putusan tersebut tentu bakalan tetap menjadi pro kontra bagi masing-masing pihak pendukung, logikanya semisal gw adalah pendukung nomer 1 dan hasil keputusan tersebut tidak berpihak pada jagoan gw, tentunya gw bakalan tetap bilang bahwa ini merupakan keputusan yang tidak adil, keputusan yang sudah tercemar oleh “konspirasi” besar, sebaliknya bagi pendukung nomer 2 keputusan tersebut sudah dirasa sangat tepat dan adil, lah terus gimana jalan tengahnya??? sebenarnya sederhana kalo masing-masing pihak mau belajar aturan hukum dan juga belajar bersikap dewasa dan bijaksana sih tidak ada yang perlu dipermasalahkan, tapi kalo mau mempermasalahkan sih juga gak papa, semua punya hak untuk menggugat suatu putusan dan itu legal asal sesuai dengan aturan yang mengaturnya saja,  labil ya… ah sudahlah, secara hukum MK sendiri sudah diberikan kedudukan dan wewenang yang maha tinggi untuk memutus suatu perkara yang berkaitan dengan konstitusional/ketatanegaraan, artinya segala putusan yang dikeluarkan MK adalah putusan yang mutlak, final dan mengikat, tidak ada upaya hukum apapun yang bisa diambil lagi untuk menggoyahkan keputusan tersebut, dan seharusnya sebagai warga negara yang cerdas, kita semua sudah tahu harus mengambil tindakan yang seperti apa, paham kan, terus bagaimana apabila ternyata dalam putusan tersebut mengandung konspirasi??? jawabannya simpel, ibarat sebuah hubungan percintaan “diperlukan dukungan dan rasa saling percaya” agar cinta tetap dapat bertahan dengan segala kisahnya.

Kembali ke sejarah, terlepas dari kisah-kisah panas yang terjadi di luar sana hari ini, tadi malam gw membuat rekor baru karena berhasil tidur jam 10 malam, mungkin terdengar biasa tapi bagi gw yang seorang insomnia sejati, hal itu tentu sangat luar biasa, sebenarnya karena bantuan tembakau ajaib juga sih dan paginya seperti biasa gw mandi jam 5 subuh dan kembali tersiksa dengan air bak yang super duper dingin, sial, karena kunci pintu kamar mandi sudah rusak 1 bulan yang lalu gara-gara gw congkel pake obeng niatnya sih mau memperbaiki besi yang sangkut, karena pintu tidak bisa dikunci rapat hawa ac kamar langsung menerobos masuk memenuhi ruang kamar mandi dan membuat air bak sedingin tatapan pendukung pihak yang kalah, semoga besok Indonesia selalu penuh cinta.

Iklan