Tentang Gairah dan Coretan Gairah yang tidak lagi Menggebu

Ilustrasi Penambah Gairah

Ilustrasi Penambah Gairah

Aku mulai ragu untuk menulis, tapi dorongan untuk itu selalu muncul, seakan-akan menjelma menjadi zat yang berbentuk udara jahat dan masuk melalui setiap lubang pori-pori kemudian berubah menjadi polusi yang menyesaki jalur pernafasan dan peredaran darah, aku rindu menulis, aku rindu menjadi orang yang saru diantara ribuan makhluk berwujud yang selalu berusaha menjelma mengikuti arus zaman, aku rindu berada diantara pikiran-pikiran absurd dan teori-teori mengenai realita yang selalu punya sisi konyol untuk ditertawakan dan dihujat, aku lupa, aku larut, dan pada akhirnya aku bermutasi menjadi tokoh yang selama ini aku tuduh tidak bermakna, aku kecewa dengan buah pikiranku yang mengalami kemunduran total, aku kecewa sekaligus rindu dengan tulisan-tulisan tanpa konsep, aku ingin menulis lagi, aku rindu menulis, aku mau menumpahkan segalanya dengan tulisan, aku mau menghancurkan tembok rutinitas bodoh yang aku jalankan atas nama kesejahteraan, biarkan aku menjadi terlihat tidak bertanggungjawab, biarkanlah aku di cap sebagai manusia yang membuang kesempatan dan pengambil keputusan yang sangat buruk, aku ingin seribu tahun kebebasan untuk menguraikan setiap  mili atom sel-sel otak ku yang kian kusut.
Namun pada akhirnya, mungkin aku cuma perlu waktu berkualitas beberapa menit untuk menikmati efek dari asap tumbuhan berbau tajam dan segalanya akan kembali seperti sebelum aku rindu dan menuliskan kata rindu dalam candu kerinduan yang tidak seorangpun manusia pahami.

Iklan