R e c t o v e r s o

Brot-Rectoverso

Untuk Tuan yang selalu acuh tiap kali Saya bilang suka…

Tahukah Tuan sudah berapa lama Tuan menghantui Saya, bahkan ketika Saya bertahun-tahun berada dalam pelukan-pelukan yang salah dan mengecup bibir-bibir  yang salah. Tuan masih saja betah dalam benak Saya, entah sekarang disebut apa, Tuan tetap lelaki pertama yang saya pikirkan ketika malam sudah  larut. Saya suka Tuan punya mata, terlihat bersinar rasanya tidak akan bosan kalau seumur hidup Saya harus berurusan dengan mata itu. Saya suka tuan punya senyum, garis wajah Tuan sederhana tapi juga menarik. Sayang Saya hanya bisa menikmati sebentar setiap kali berpapasan dengan Tuan. Saya suka semua lelucon Tuan yang hanya beberapa patah kata saja sudah terdengar lucu bagi Saya.

Walau jarang bertatap muka dan sedikit saling bicara, Saya rasa cukup untuk menjadi penyebab Saya menyukai Tuan hingga selama ini. Beritahu Saya Tuan seberapa baik hubungan Tuan dengan-NYA, agar Saya bisa mengikuti lalu menjadi sama seperti Tuan. Berkaca dari Lelaki baik untuk Perempuan yang baik, atau Lelaki aneh untuk Perempuan yang aneh. Lihat kan? betapa ingin Saya bisa bersama Tuan pada akhirnya. Asal Tuan tahu nama Tuan selalu Saya sebut bila Saya sedang bersama-NYA, kadang meminta agar Saya diberi lupa, kadang meminta supaya Tuan cepat mendapatkan Perempuan yang membuat Tuan tidur tepat waktu, tidak lagi membuat Tuan tidur di subuh buta terlepas dari pekerjaan yang Tuan cintai dan Saya kagumi. Kalau ini disebut sebagai rasa penasaran saja, tidak apa, Tuan mana bisa melihat isi hati Saya. Mungkin akan tuntas kalau Kita duduk berdua, menikmati dua cangkir kopi di suatu tempat, tanpa perlu ada yang tahu, agar bisa bicara banyak hal, terserah mungkin bisa dimulai dengan pertanyaan dari Tuan, yang akan Saya jawab sambil tersipu.

PS: Sebelum Saya memutuskan untuk semakin tenggelam bersama Lelaki yang lagi-lagi salah.

Iklan