Surat Cinta (lagi?)

Brot-Surat Cinta Lagi

Kepada Kamu yang kuharap suatu hari nanti menjadi masa depanku. menjadi penentu surga dan nerakaku. Ada banyak hal yang ingin kulakukan denganmu sayang, dimulai dari bangun pagi, mengecup ringan bibirmu, memandangimu lekat-lekat saat Kamu masih terlelap, mandi lebih dulu darimu agar saat Kamu membuka mata, Aku sudah terlihat cantik (well kalau setelahnya aku harus mandi lagi aku bisa apa.. ^^).

Membuatkanmu secangkir kopi, lalu merayumu untuk bangun karena sayang Kamu harus bekerja keras, siapa yang tahu saat itu Aku sudah memiliki bagian dari Kamu di dalam tubuhku (waterbirth mahal loh sayang), ketika Kamu terbangun bisa kan Aku minta 5 menit waktumu sebelum Kamu mandi. Aku mau Kita selalu berbagi kecupan ringan saat pertama Kamu membuka mata (sekalipun Kita sedang perang dingin karena Kamu kesal denganku ataupun sebaliknya).

Dan sayang untuk urusan sarapan tenang sajalah, Aku akan memastikan Kamu menghabiskan semua yang Aku masak, bukan karena disuruh tapi karena Kamu menyukainya. Saat makan siang Kamu hanya boleh memakan apa yang Aku masak,  nantinya akan ada bekal yang diisi makanan hangat tidak lupa secarik note genit memaksamu menghabiskan apa yang ada didalamnya. Dan sayang… satu lagi, didapur Kita nanti tidak akan ada bumbu instan (msg/mecin) kenapa..? karena Aku cinta Kamu, begitu saja. Lain halnya dengan sekaleng sarden, sesekali Kamu boleh memintaku untuk memasaknya, tapi bukan cinta kalau Aku tidak bisa membuatkanmu makanan yang jauh menyehatkan dan membuatmu candu, karena sayang begitu ingin Aku melihatmu berumur panjang tanpa harus terbaring diranjang rumah sakit.

Iklan