Masih Soal Rasa

Pret-Masih Soal Rasa

 

Dear Sweety, mungkin sudah jutaan bahkan milyaran bingkai kisah tentang cinta yang terjadi selama manusia menempati bumi yang semakin tua ini, dari jutaan kisah itu, terdapat beberapa kisah cinta yang berhasil di buku-kan dan dipublikasikan dengan alur cerita dan tokoh yang dibuat dan dianggap layak sebagai representatif dari generasi pecinta, kisah-kisah tersebut terus diputar dari generasi ke generasi yang kemudian secara tidak resmi entah kenapa bisa dinobatkan dan menjadi simbol “Cinta Sejati”, sebut saja Romeo & Juliet dalam cerita Romeo dan Juliet atau Jack & Rose dalam cerita Titanic, keduanya memiliki jalan cerita yang rumit, romantis dan liar serta berujung pada pengorbanan besar “sebuah kematian”, apakah reaksi kimia dari cinta memang bisa segila dan sehebat itu? apakah itu sudah bisa dinamakan cinta sejati? tentu saja banyak persepsi tentang tindakan-tindakan yang dilakukan atas nama cinta, sebagian orang mungkin bakalan menilai bodoh, nekat dan lain sebagainya, tapi sebagian lain bakalan menilai itu adalah sebuah tindakan heroik atas nama cinta yang sangat menyentuh dan akan dikenang sepanjang masa, selama tidak ada acuan dan pedoman yang bisa menilainya cinta akan terus berkembang dan berevolusi tanpa ada yang mampu menghalanginya, tanpa ada yang mampu menghentikannya, selama bumi masih dipenuhi oksigen, cinta akan terus menghasilkan cerita-cerita nya dengan segala kemungkinan yang ada.

Sweety, kisah kita mungkin tidak akan masuk kategori romance apabila di analogikan sebagai sebuah novel, kisah kita mungkin hanya akan berjejer di rak buku berkategori action, aku yakin km paham dan mengerti maksudnya. Cukup banyak petualangan yang sudah kita lewati dengan segala keliarannya sampai pada suatu titik kita sadar dimana kita harus mulai introspeksi dan mengurai realitas yang selama ini pura-pura tidak terlihat dan kita abaikan begitu saja yang pada akhirnya telah membentuk sebuah fenomena gunung es dan parahnya kita belum punya peralatan yang lengkap untuk mulai memecah bongkahan-bongkahan es tersebut menjadi bagian-bagian kecil untuk kemudian kembali membiarkannya berserakan disekitar, sepertinya kita memang harus mulai banyak bicara secara perlahan untuk mengatur sebuah skenario besar, sebuah skenario yang akan kita sepakati pada hari dimana uap panas dan desahan yang keluar dari mulut kita menjadi sebuah pertanda telah terkonsep nya skenario tersebut.

 

cinta sejati tidak akan pernah berakhir bahagia, karena cinta sejati tidak akan pernah berakhir“(Romeo & Juliet)