Tentang Rasa Muak

Pret-Tentang Rasa Muak

Ajarkan Aku menjadi naif, senaif dirimu yang masih bisa tertawa, senaif kebahagiaan di alam Kita berdua. Karena setiap detik di kala kenyataan mulai bersinggungan, Aku rasakan sakit yang nyaris tak tertahankan. Atau ajarkan Aku menjadi penipu, apabila ternyata Kau merasakan sakit itu dalam tawamu. –Dee

Aku yang meminta untuk diberikan rasa sakit, Aku juga yang menyanggupi untuk menanggung beban ini sendiri, tidak perlu Kau mencoba meraba bagaimana rasa dan bagaimana bentuk dari diriku sekarang, coba berikan Aku pukulan telak, lihat saja Aku tidak akan mengaduh atau mengeluh cengeng, bukan karena Aku sudah menjadi kebal tapi karena Aku sudah tidak berdaya menjelaskan bagaimana kehancuran dan bentuk diriku sendiri, maafkan Aku. –Pret_Kala Kau Lukai, Lagi

 

Iklan

Tentang Melepaskan

Dear Nona…

Romeo pernah mengucapkan kepada Juliet bahwa “Cinta sejati tidak akan pernah berakhir bahagia jadi biarkanlah dia agar tidak berakhir”.

Melepaskan,,, suatu hal yang menjadi bagian dari diri dan hidup bukanlah sebuah kemustahilan, namun, hal itu pasti tidaklah mudah dan butuh waktu dan proses yang rumit, Tuan yakin Nona sudah pasti mengerti akan hal itu, tidak usahlah Tuan jelaskan bagaimana berdarah-darah nya Tuan untuk melalui proses saat ini.

Melepaskan Nona?? Sungguh itu adalah kalimat terburuk dalam hidup Tuan, mengucapkan, memikirkan dan mencoba menjalaninya membutuhkan banyak persiapan, demi kebahagiaan Nona Tuan berjanji akan berjiwa besar.

Nona Ku, bahkan apabila kisah ini tetap akan berakhir, ijinkan dan biarkanlah Aku menjadi satu-satu nya “Tuan” yang menempati bagian ter-spesial dalam hidup dan hati Nona, ingatlah bahwa bersama Kita pernah mencoba menjadi satu bagian, walaupun tidak akan utuh, ingatlah bahwa sampai detik ini Tuan selalu memberikan tempat ter-spesial bagi Nona dalam hidup dan hati terdalam Tuan, ingatlah Nona bahwa tentang melepaskan ini adalah proses tamparan keras bersejarah bagi Tuan, dan ingatlah ini Nona, bagian besar dari hati Tuan menghilang seiring dengan langkah mundur dan usaha Nona tentang melepaskan ini.

(ditulis dalam sebuah penerbangan 25/08/2017 -Tuan-)

Satu Hari diantara Banyak Hari

pret-satu-hari-diantara-banyak-hari

Rutinitas merupakan suatu bentuk kegiatan yang memanusiakan manusia, dari bangun tidur, mandi sarapan, bekerja, makan, bekerja, pulang kerumah, mandi, makan, dan kemudian tidur kembali, rutinitas juga menjadi tolak ukur dalam penempatan diri manusia dalam keadaan/kondisi sosial tertentu didalam masyarakat, bagi sebagian besar manusia yang terlahir dalam kondisi monoton, rutinitas menjadi identitas apa dan siapa dirinya dimata sosial, tentunya hal ini menjadi sangat penting dan keharusan yang patut untuk diperjuangkan, tidak ada yang salah dengan hal itu, perjuangan untuk mendapatkan eksistensi dalam budaya timur yang begitu memperhatikan dengan porsi berlebih tentang pendapat manusia lain terkesan begitu rapuh dan sensitif, bagiku sekecil apapun usaha yang dilakukan manusia dengan tujuan untuk berjuang demi hidup patut untuk diapresiasi terlepas dari baik atau buruk cara dan proses nya bahkan hasilnya.

Sweety, yang ingin aku sampaikan disini tidak lah serumit dan se-membosankan prolog diparagraf awal, aku cuman ingin bilang bahwa aku sangat tidak menyesal pernah mendapatkan satu hari dalam hidupku, dimana aku pertama kali mengenal kamu, satu hari yang sudah membawa kita keribuan hari berikutnya, satu hari yang telah kutandai sebagai salah satu diantara sedikit hari favoritku, satu hari yang telah tercatat dalam buku sejarah hidupku dan tentunya bakalan tersimpan rapi sampai dia menghilang bersama dengan berakhirnya usiaku, terimakasih karena sudah bertahan sejauh ini, terimakasih karena sudah menjadi rutinitasku, terimakasih karena sudah menjadi motivasiku, terimakasih karena sudah menjadi orang yang cerewet dan menyebalkan, terimakasih karena sudah sering membuatku khawatir dan begitu cemburu, terimakasih karena kamu sudah tahu takaran kopi kesukaanku, terimakasih untuk segalanya yang begitu panjang untuk diuraikan, tolong ingat aku seperti aku memperlakukan satu hari ini diantara banyak hari dalam hidupku.