Harus Malam ini?

Nonaku… Tuan sadar bahwa selama ini Kita hanya membangun hal yang mustahil, bukan karena sebuah ketidakmampuan, tapi lebih kearah bagaimana ini bisa menjadi mungkin, dengan kondisi dan status yang Kita telah sandang, bagaimana Kita bisa memulainya dengan berapi-api dan bodohnya bingung untuk mengakhirinya, sebenarnya bukan bingung, tapi Tuan sangat takut untuk memikirkan bagaimana sehari2 Tuan tanpa ada Nona lagi dalam cerita Tuan, namun memang harus berakhir dan diakhiri dan pada akhirnya memang harus Nona yang mengatakan “oke Kita harus berhenti”. Malam ini di sebuah tempat yang berjarak 1.643 KM dari Nona ada seorang Pria yang duduk termenung dengan kondisi hati yang begitu tragis namun berusaha tegar dikeramaian yang begitu memilukan.

Nona… Tuan sangat merindukanmu dan berharap bahwa harusnya Kita tidak seperti ini, bertemu diwaktu dan situasi yang salah, terimakasih sudah mengisi hampir seribu hari Tuan, terimakasih karena sudah menjadi bagian dari sejarah hidup Tuan, Tuan doakan semoga Nona selalu menemukan kebahagiaan yang jauh lebih baik dari bersama Tuan.

Dengan Cinta,

Tuan.

Nona MARAH

 

Tuan tahu kali ini Marah nya Nona sangat serius, Tuan juga tahu kalo Tuan sudah melakukan hal yang sangat tidak pantas dilakukan, Tuan mengerti dan sangat menyesal akan hal itu, sebagai bentuk permohonan permintaan maaf dan rasa penyesalan besar, Tuan akan membuatkan sebuah pidato permohonan maaf kepada Nona yang akan Tuan bacakan secara langsung, terimakasih atas kesediaannya Nona.

Satu Hari diantara Banyak Hari

pret-satu-hari-diantara-banyak-hari

Rutinitas merupakan suatu bentuk kegiatan yang memanusiakan manusia, dari bangun tidur, mandi sarapan, bekerja, makan, bekerja, pulang kerumah, mandi, makan, dan kemudian tidur kembali, rutinitas juga menjadi tolak ukur dalam penempatan diri manusia dalam keadaan/kondisi sosial tertentu didalam masyarakat, bagi sebagian besar manusia yang terlahir dalam kondisi monoton, rutinitas menjadi identitas apa dan siapa dirinya dimata sosial, tentunya hal ini menjadi sangat penting dan keharusan yang patut untuk diperjuangkan, tidak ada yang salah dengan hal itu, perjuangan untuk mendapatkan eksistensi dalam budaya timur yang begitu memperhatikan dengan porsi berlebih tentang pendapat manusia lain terkesan begitu rapuh dan sensitif, bagiku sekecil apapun usaha yang dilakukan manusia dengan tujuan untuk berjuang demi hidup patut untuk diapresiasi terlepas dari baik atau buruk cara dan proses nya bahkan hasilnya.

Sweety, yang ingin aku sampaikan disini tidak lah serumit dan se-membosankan prolog diparagraf awal, aku cuman ingin bilang bahwa aku sangat tidak menyesal pernah mendapatkan satu hari dalam hidupku, dimana aku pertama kali mengenal kamu, satu hari yang sudah membawa kita keribuan hari berikutnya, satu hari yang telah kutandai sebagai salah satu diantara sedikit hari favoritku, satu hari yang telah tercatat dalam buku sejarah hidupku dan tentunya bakalan tersimpan rapi sampai dia menghilang bersama dengan berakhirnya usiaku, terimakasih karena sudah bertahan sejauh ini, terimakasih karena sudah menjadi rutinitasku, terimakasih karena sudah menjadi motivasiku, terimakasih karena sudah menjadi orang yang cerewet dan menyebalkan, terimakasih karena sudah sering membuatku khawatir dan begitu cemburu, terimakasih karena kamu sudah tahu takaran kopi kesukaanku, terimakasih untuk segalanya yang begitu panjang untuk diuraikan, tolong ingat aku seperti aku memperlakukan satu hari ini diantara banyak hari dalam hidupku.